Latihan 3-3

April 10, 2011

Capital Lease dan Operating Lease merupakan dua klasifikasi utama sewa.
Diminta :
a. Jelaskan bagaimana lease mencatat capital lease pada awal dan selama tahun pertama sewa. Asumsikan bahwa terdapat transfer kepemilikan asset kepada leasee saat sewa berakhir.
b. Jelaskan bagaimana leasee mencatat operating lease pada awal dan selama tahun pertama sewa. Asumsikan bahwa pembayaran oleh lease sama besarnya tiap awal bulan selama masa sewa. Jelaskan perbedaan dalam akntansi jika pembayaran sewa tidak berdasarkan garis lurus.

Jawaban..!!!
a. Lessee mengklasifikasikan dan mencatat sewa sebagai capital lease jika pada saat terjadinya, transaksi tersebut memenuhi minimal satu dari empat criteria sebagai berikut : (1) Terdapat transfer kepemilikan aset kepada lessee pada akhir masa sewa ; (2) Terdapat opsi untuk membeli aset pada harga murah (bargain Price) ; (3) Masa sewa 75% atau lebih dari estimasi umur ekonomis aset; atau (4) Nilai sekarang pembayaran sewa dan pembayaran sewa minimum lainnya sebesar 90% atau lebih dari nilai wajar aset dikurangi dengan kredit pajak investasi yang ditahan oleh lessor. Lessee mencatatnya (baik aset maupun kewajiban) sejumlah nilai sekarangMLP selama masa sewa, tidak termasuk biaya administrasi seperti asuransi, perawatan, dan pajak yang dibayar oleh lessor yang termasuk dalam MLP. Dalam akuntansi operating lease, lessee mencatat sewa sebagai beban saat terjadinya, dan tidak ada aset atau kewajiban yang diakui dalam neraca.

b. Lessee (lessor) mencatat MLP sebagai beban (pendapatan) sewa, dan tidak ada aset atau kewajiban yang diakui dalam neraca. Lessee sering mengatur sebuah sewa agar dapat dicatat dekat pada capital lease. Dengan cara tersebut, lease melakukan pendanaan di luar neraca. Pendanaan di luar neraca mengacu pada kenyataan bahwa dalam operating lease, aset sewa maupun kewajiban yang terkait tidak diakui dalam neraca, walaupun banyak manfaat dan resiko kepemilikan yang ditransfer kepada lessee. Keputusan untuk mencatat sewa sebagai capital lease atau operating lease dapat berpengaruh secara signifikan terhadap laporan keuangan.

Pertanyaan

March 19, 2011

2-3. Jelaskan isi dan tujuan paling tidak empat laporan keuangan yang perlu diserahkan kepada SEC ?
2-66. Bagaimana analisis neraca digunakan sebagai pengukur validitas dan kualitas laba ?
Jawab. !!
2-3.
Neraca
Sebuah neraca memberikan informasi rinci tentang perusahaan aktiva kewajiban, dan ekuitas pemegang saham.
Laporan Laba Rugi
Sebuah laporan laba rugi adalah laporan yang menunjukkan berapa banyak pendapatan perusahaan yang diperoleh selama periode waktu tertentu (biasanya untuk satu tahun atau sebagian tahun). Sebuah pernyataan pendapatan juga menunjukkan biaya dan beban yang terkait dengan mendapatkan penghasilan tersebut. “Garis bawah” literal dari pernyataan biasanya menunjukkan laba bersih perusahaan atau kerugian. Ini memberitahu Anda berapa banyak perusahaan yang diperoleh atau hilang selama periode tersebut.

Laporan Arus Kas
Laporan arus kas perusahaan laporan arus masuk dan arus keluar dari kas. Hal ini penting karena perusahaan harus memiliki cukup uang tunai di tangan untuk membayar pengeluaran dan aset pembelian. Sementara laporan laba rugi dapat memberitahu Anda apakah perusahaan yang dibuat laba, laporan arus kas dapat memberitahu Anda apakah perusahaan yang dihasilkan kas.
Laporan Perubahan Modal.
Laporan perubahan modal terdiri dari Investasi awal atau modal awal, laba-rugi selama periode yang bersangkutan, prive penarikan modal oleh pemilik dan modal akhir.

2-66. Jika aktiva dinyatakan terlalu tinggi, maka laba komulatif dinyatakan terlalu tinggi. Hal ini dapat dibuktikan karena laba tidak dikenakan beban yang diperlukan untuk menurunkan nilai aktiva menjadi nilai realisasinya. Sebaliknya, jika aktiva dinyatakan terlalu rendah, maka laba kumulatif juga menjadi terlalu rendah.

Soal 2 – 16b

March 6, 2011

Berikut merupakan cuplikan dari pengumuman laba American Express pada suatu kuartal :
American Express melaporkan laba bersih kuartal sebesar $648 juta.
(Juta $ kecuali jumlah per saham) Kuartal Yang berakhir 30 September Peresntase
Naik / (Turun)
20X9 20X8
Laba Bersih $ 648 $ 574 13,0 %
Pendapatan Bersih $ 4,879 $ 4,342 12,4 %
Laba Bersih Per Saham (Dasar) $ 1,45 $ 1,27 14,2 %
Rata Jumlah Saham Beredar 446,0 451,6 (1,2 %)
Rata Tngkt Pengembalian Ekuitas 25,3 % 23,9 %

(Juta $ kecuali jumlah per saham) Sembilan Bulan Yang berakhir 30 September Peresntase
Naik / (Turun)
20X9 20X8
Laba Bersih $ 1,869 $ 1,611 16,0 %
Pendapatan Bersih $ 14,211 $ 12,662 12,2 %
Laba Bersih Per Saham (Dasar) $ 4,18 $ 3,53 18,4 %
Rata Jumlah Saham Beredar 447,0 456,2 (2,0 %)
Rata Tngkt Pengembalian Ekuitas 25,3 % 23,9 %
Karena perubahan pada aturan akuntansi, perusahaan diharuskan mengapitalisasi biaya software dan tidak membebankan pada saat terjadinya. Untuk kuartal ketiga tahun 20X9, hal ini menghasilkan laba sebelum pajak sebesar $68 juta (setelah dikurangi amortisasi). Selain itu, sekuritisasi piutang kartu kredit menghasilkan keuntungan $55juta ( $36 juta setelah pajak) pada kuartal berjalan.

Diminta :
Evaluasi dan berikan pendapat atas (a) kualitas laba dan (b) kinerja relative American Express pada kuartal berjalan dibandingkan dengan kuartal yang sama pada tahun fiscal sebelumnya.

∞ Jika rata-rata jumlah saham beredar dari tahun ke tahun mengalami penurunan, maka sebaliknya dengan rata – rata tingkat pengembalian ekuitas akan mengalami kenaikan.

Evaluasi dari kenerja American Express:

–          Kebijakan akuntansi yang digunakan merupakan sejalan dengan norma akuntansi,

–          Menurut saya kinerja keuangan sudah baik karena laba yang didapat lebih rendah setelah dikurangi pajak

–          Kualitas laba perusahaan merupakan kualitas laba tinggi, karena perusahan menyampaikan informasi laporan keuangan secara wajar, dan tidak teridentifikasi adanya tanda bahaya dalam kualitas laba.

Evaluasi kualitas laba didefinisikan sebagai sejauh mana perusahaan mengaplikasi konservatisme-perusahaan dengan kualitas laba tinggi diharapkan memiliki rasio harga terhadap laba yang  tinggi dibandingkan dengan perusahaan dengan kualitas laba rendah.

Tugas Analisis Laporan Keuangan No. 9

February 20, 2011

Presentase common-size dan presentase tren untuk penjualan, harga pokok penjualan, dan bebean JBC Company adalah sebagai berikut :
Presentase Common-Size.
Keterangan 2003 2002 2001
Penjualan 100,0 % 100,0 % 100,0 %
Harga Pokok Penjualan 62,4 60,9 58,1
Laba Kotor 37,6 39,1 41,9
Beban 14,3 13,8 14,1
Laba Bersih 23,3 25,3 27,8
Maka laba bersih dari presentase Common-Size dari tahun 2001 sampai tahun 2003 mengalami penurunan.
Presentase Tren.
2003 2002 2001
104,4 % 103,2 % 100,0 %
112,1 108,2 100,0
105,9 101,0 100,0
Maka laba bersih dari presentase tren dari tahun 2001 sampai tahun 2003 mengalami penurunan.

SIKLUS HIDUP SISTEM

December 31, 2010

Siklus hidup system adalah deskripsi dari tugas implementasai yang akurat yang harus dilakukan. Polanya didasarkan pada pendekatan system yaitu dengan memahmi apa yang akan dilakukan, mempertimbangkan pemecahan alternative, menentukan yang terbaik, mengimplementasikannya, dan melakukan tindak lanjut.

Interpretasi siklus hidup ada empat fase yaitu :
(1) fase perencanaan, yang merupakan tanggung jawab manajer, manajer mendefinisikan masalah yang akan dipecahkan atau tujuan yang akan dicapai, dan spesialis informasi memberikan dukungan kepadanya dan diperlukan pengontrolan atas proses yang dijalankan oleh spesialis informasi.
(2) Fase analisis dan disain adalah studi mengenai system yang dilakukan oleh analis system.
(3) Fase penimplementasian melibatkan semua spesialis informasi yang menyusun sumber yang diperlukan.
(4) Fase pengoprasian, spesialis informasi terutama operator, menjadikan sumber agar dapat digunakan olehpemakai.

TAHAP-TAHAP SIKLUS HIDUP
Empat tahap pertama adalah perencanaan, analisis, rancangan dan penerapan. Tahap-tahap ini secara bersama-sama dinamakan siklus hidup pengembangan sistem (system development life cycle-SDLC). Tahap kelima adalah tahap penggunaannya, yg berlangsung sampai sudah waktunya untuk merancang sistem itu kembali. Proses merancang kembali mengakibatkan siklus itu akan diulangi lagi.

PENGELOLAAN SIKLUS HIDUP
 Saat sistem memiliki nilai strategis atau mempengaruhi seluruh organisasi, direktur utama atau eksekutif mungkin memutuskan untuk mengawasi proyek pengembangannya.
 Ketika lingkup sistem menyempit dan fokusnya lebih operasional, kepemimpinan akan dipegang oleh eksekutif tingkat yang lebih rendah seperti wakil direktur utama, direktur bagian administrasi dan CIO.
 Komite yang memberikan petunjuk, pengarahan dan pengendalian yang berkesinambungan disebut komite pengarah.
 Komite pengarah yang mengarahkan penggunaan sumber daya komputer perusahaan dinamakan komite pengarah SIM.

Komite Pengarah SIM, melaksanakan 3 fungsi utama yaitu:
 Menetapkan kebijakan
 Menjadi pengendali keuangan
 Menyelesaikan pertentangan

Tahap siklus hidup sistem (system development life cycle) – SDLC, terdiri dari 5 yaitu :
1. Tahap Perencanaan (Planning)
2. Tahap analisis (Analysis)
3. Tahap Rancangan (Design)
4. Tahap Penerapan (Implementation)
5. Tahap Penggunaan (Use)

Langkah- langkah Tahap perencanaan :
– Menyadari Masalah
– Mendefinisikan masalah
– Menentukan tujuan sistem
– Mengidentifikasi Kendala
– Membuat Studi kelayakkan
– Mempersiapkan penelitian sistem
– Menyetujui atau menolak penelitian
– Menetapkan mekanisme Pengendalian.

Langkah – langkah Tahapan Analisis.
– Penelitian sistem
– Mengorganisasikan Tim Proyek
– Mendefinisikan Kebutuhan Informasi
– Mendefinisikan kriteria kinerja Sistem
– Usulan Rancangan

Langkah-langkah tahapan rancangan.
– Menyiapkan Rancangan terperinci
– Mengidentifikasikan alternatif rancangan konfigurasi sistem.
– Mengevaluasi alternatif konfigurasi sistem.
– Memilih konfigurasi terbaik.
– Menyiapkan Usulan penerapan.

Langkah-langkah tahapan Implementasi.
– Merencanakan Penerapan.
– Mengumumkan Penerapan
– Mendapatkan Hardware.
– Mendapatkan Software.
– Menyiapkan Database.
– Menyiapkan Fasilitas Fisik.
– Mendidik User dan Peserta.
– Masuk ke sistem baru.

Langkah-langkah Tahapan penggunaan.
– Menggunakan Sistem.
– Audit Sistem.
– Memelihara Sistem, Dilakukan Untuk 3 alasan.
– Memperbaiki kesalahan.
– Menjaga kemuktahiran sistem.
– Meningkatkan kineraja sistem.

Sumber :
http://www.google.com

Prototyping.

December 30, 2010

Pendahuluan.
Prototyping merupakan salah satu metode pengembangan perangat lunak yang banyak digunakan. Dengan metode prototyping ini pengembang dan pelanggan dapat saling berinteraksi selama proses pembuatan sistem.
Sering terjadi seorang pelanggan hanya mendefinisikan secara umum apa yang dikehendakinya tanpa menyebutkan secara detal output apa saja yang dibutuhkan, pemrosesan dan data-data apa saja yang dibutuhkan. Sebaliknya disisi pengembang kurang memperhatikan efesiensi algoritma, kemampuan sistem operasi dan interface yang menghubungkan manusia dan komputer.
Untuk mengatasi ketidakserasian antara pelanggan dan pengembang , maka harus dibutuhakan kerjasama yanga baik diantara keduanya sehingga pengembang akan mengetahui dengan benar apa yang diinginkan pelanggan dengan tidak mengesampingkan segi-segi teknis dan pelanggan akan mengetahui proses-proses dalm menyelasaikan system yang diinginkan. Dengan demikian akan menghasilkan sistem sesuai dengan jadwal waktu penyelesaian yang telah ditentukan.
Kunci agar model prototype ini berhasil dengan baik adalah dengan mendefinisikan aturan-aturan main pada saat awal, yaitu pelanggan dan pengembang harus setuju bahwa prototype dibangun untuk mendefinisikan kebutuhan. Prototype akan dihilangkan sebagian atau seluruhnya dan perangkat lunak aktual aktual direkayasa dengan kualitas dan implementasi yang sudah ditentukan.

Tahapan-tahapan Prototyping
Tahapan-tahapan dalam Prototyping adalah sebagai berikut:
1. Pengumpulan kebutuhan.
Pelanggan dan pengembang bersama-sama mendefinisikan format seluruh perangkat lunak, mengidentifikasikan semua kebutuhan, dan garis besar sistem yang akan dibuat.
2. Membangun prototyping.
Membangun prototyping dengan membuat perancangan sementara yang berfokus pada penyajian kepada pelanggan (misalnya dengan membuat input dan format output).
3. Evaluasi protoptyping.
Evaluasi ini dilakukan oleh pelanggan apakah prototyping yang sudah dibangun sudah sesuai dengan keinginann pelanggan. Jika sudah sesuai maka langkah 4 akan diambil. Jika tidak prototyping direvisi dengan mengulangu langkah 1, 2 , dan 3.

4. Mengkodekan system.
Dalam tahap ini prototyping yang sudah di sepakati diterjemahkan ke dalam bahasa pemrograman yang sesuai
5. Menguji system.
Setelah sistem sudah menjadi suatu perangkat lunak yang siap pakai, harus dites dahulu sebelum digunakan. Pengujian ini dilakukan dengan White Box, Black Box, Basis Path, pengujian arsitektur dan lain-lain
6. Evaluasi Sistem.
Pelanggan mengevaluasi apakah sistem yang sudah jadi sudah sesuai dengan yang diharapkan . Juka ya, langkah 7 dilakukan; jika tidak, ulangi langkah 4 dan 5.
7. Menggunakan system.
Perangkat lunak yang telah diuji dan diterima pelanggan siap untuk digunakan .

Keunggulan dan Kelemahan Prototyping
Keunggulan prototyping adalah:
1. Adanya komunikasi yang baik antara pengembang dan pelanggan
2. Pengembang dapat bekerja lebih baik dalam menentukan kebutuhan pelanggan
3. Pelanggan berperan aktif dalam pengembangan sistem
4. Lebih menghemat waktu dalam pengembangan sistem
5. Penerapan menjadi lebih mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya.

Kelemahan prototyping adalah :
1. Pelanggan kadang tidak melihat atau menyadari bahwa perangkat lunak yang ada belum mencantumkan kualitas perangkat lunak secara keseluruhan dan juga belum memikirkan kemampuan pemeliharaan untuk jangja waktu lama.
2. penegmbang biasanya ingin cepat menyelesaikan proyek. Sehingga menggunakan algoritma dan bahasa pemrograman yang sederhana untuk membuat prototyping lebih cepat selesai tanpa memikirkan lebih lanjut bahwa program tersebut hanya merupakan cetak biru sistem .
3. Hubungan pelanggan dengan komputer yang disediakan mungkin tidak mencerminkan teknik perancangan yang baik.

Prototyping bekerja dengan baik pada penerapan-penerapan yang berciri sebagai berikut:
1. Resiko tinggi Yaitu untuk maslaha-masalah yang tidak terstruktur dengan baik, ada perubahan yang besar dari waktu ke waktu, dan adanya persyaratan data yang tidak menentu.
2. Interaksi pemakai penting . Sistem harus menyediakan dialog on-line antara pelanggan dan komputer.
3. Perlunya penyelesaian yang cepat.
4. Perilaku pemakai yang sulit ditebak.
5. Sitem yang inovatif. Sistem tersebut membutuhkan cara penyelesaian masalah dan penggunaan perangkat keras yang mutakhir.
6. Perkiraan tahap penggunaan sistem yang pendek.

Dimensi Prototype
1. Penyajian.
– Bagaimana desain dilukiskan atau diwakili?
– Dapat berupa uraian tekstual atau dapat visual dan diagram.
2. Lingkup.
Apakah hanya interface atau apakah mencakup komponen komputasi?
3. Executability (Dapat dijalankan)
– Dapatkah prototype tersebut dijalankan?
– Jika dikodekan, akan ada periode saat prototype tidak dapat dijalankan.
4. Maturation (Pematangan)
Apakah tahapan-tahapan produk ini mengikuti?
– Revolusioner: mengganti yang lama.
– Evolusioner : terus melakukan perubahan pada perancangan yang sebelumnya.

Metode Pembuatan Prototyping Dengan Cepat Non-Computer
(biasanya dikerjakan lebih awal dalam proses pembuatan)
vs
Computer-Based
(biasanya dikerjakan kemudian)

Metode Non-Computer (Manual).

Tujuan.
Ingin menyatakan gagasan desain dan mendapatkan dengan mudah dan cepat pendapat atas sistem.

Deskripsi Desain
Dapat berupa deskripsi tekstual dari suatu desain sistem.
– Kelemahan yang nyata adalah seberapa jauh dari sistem yang sebenarnya.
– Tidak dapat melakukan suatu pekerjaan yang mewakili aspek dari interface.

Sketsa, Mock-ups
– Paper-Based “menggambarkan” interface.
– Baik untuk mengungkapkan pendapat.
– Difokuskan pada orang dengan desain tingkat tinggi.
– Tidak terlalu baik untuk menggambarkan alur dan rinciannya.
– Murah dan cepat → umpan balik sangat menolong.

Storyboarding
Pensil dan simulasi catatan atau walkthrough dari kemampuan dan tampilan sistem.
– Menggunakan urutan diagram/gambar.
– Menunjukkan kunci snap shots.
– Cepat dan mudah.

Skenario
Hipotesis atau imajinasi penggunaan.
– Biasanya menyertakan beberapa orang, peristiwa, lingkungan dan situasi.
– Menyediakan konteks operasi.
– Terkadang dalam format naratif, tetapi juga dapat berupa sketsa atau bahkan video.

Utilitas Skenario
– Melibatkan dan menarik.
– Mengijinkan perancang untuk melihat masalah dari pandangan orang lain.
– Memudahkan umpan balik dan pendapat.
– Dapat sangat kreatif dan futuristik.

Teknik Lain
Tutorial dan Manual.
– Mungkin menuliskannya lebih berguna daripada disimpan dalam kepala.
– Memaksa perancang untuk membuat keputusan dengan tegas.
– Menulis/meletakkannya di atas kertas jauh lebih berharga.

Metode Komputer
Menirukan lebih banyak kemampuan sistem.
– Pada umumnya hanya baru beberapa aspek atau fitur
– Dapat berpusat pada lebih banyak detail
– Bahaya: Para pemakai jadi lebih segan untuk menyarankan perubahan sekali ketika mereka melihat prototype yang lebih realistis.

Terminologi
1. Prototype Horisontal.
Sangat luas, mengerjakan atau menunjukkan sebagian besar interface, tetapi ini dilakukan dengan cara yang licik.

2. Prototype Vertikal.
Lebih sedikit aspek atau fitur dari interface yang disimulasikan, tetapi dilaksanakan dengan rincian yang sangat baik.

3. Early Prototyping.
4. Late Prototyping
5. Low-fidelity Prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan yang rendah).

Contoh (1) storyboard:
– Digunakan di awal desain.
– Biasanya digunakan dengan skenario, lebih terinci, dan dapat diputar ulang.
– Kumpulan dari sketsa/frame individual.
– menyajikan urutan inti cerita.
– menunjukkan bagaimana kemungkinan user dapat mengalami peningkatan melalui setiap aktifitas.

Contoh (2) sketsa:
– Sketsa sangat penting untuk low-fidelity prototyping.
– Jangan takut dengan kemampuan menggambar.
– Menyajikan “tampilan” yang kotor dan cepat dari interface, konsep desain, dll.

Contoh (3) “wizard-of-oz”:
– User berpikir mereka berinteraksi dengan komputer, tapi developer lebih menanggapi hasilnya daripada sistemnya.
– Biasanya dilakukan di awal desain untuk memahami apa yang diharapkan oleh user.

6. Mid-fidelity prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan sedang)
– Form skematik.
– Navigasi dan fungsi yang disimulasikan → biasanya berbasis pada apa yang tampil pada layar atau simulasi layar.
– Contoh tools yang digunakan: powerpoint, illustrator, dll.

7. High-fidelity prototyping (prototype dengan tingkat ketepatan yang tinggi).
– Hi-fi prototype seperti sistem akhir.
– Menggunakan bahan baku yang sama seperti produk akhir.
Tools umum yang digunakan: Macromedia Director, Visual Basic, Flash, Illustrator.

Prototyping Tools
1. Draw/Paint Program, contoh: Photoshop, Coreldraw
– Menggambar setiap layar, baik untuk dilihat.
– Prototype horisontal, tipis.
– Adobe Photoshop.

2. Scripted Simulations/Slide Show, contoh: Powerpoint, Hypercard, Macromedia Director, HTML.
– Letakkan tampilan seperti storyboard dengan (animasi) perubahan diantaranya.
– Dapat memberikan user catatan yang sangat spesifik.
– Disebut chauffeured prototyping.
– Macromedia Director.

3. Interface Builders, contoh: Visual Basic, Delphi, UIMX.
– Tools untuk menampilkan jendela, kendali, dan lain-lain dari interface.

• Fitur yang baik
– Mudah dikembangkan dan memodifikasi layar.
– Mendukung jenis interface yang dikembangkan.
– Mendukung berbagai macam divasi Input/Output.
– Mudah untuk memodifikasi dan menghubungkan layar.
– Mengijinkan memanggil prosedur eksternal dan program.
– Mengijinkan mengimpor teks, grafik, media lain.
– Mudah untuk dipelajari dan digunakan.
– Dukungan yang baik dari vendor.

Sumber :
http://www.google.com

WASPADAI DEMAM BERDARAH

December 30, 2010

Perubahan cuaca yang terjadi akhir-akhir ini patut diwaspadai. Kondisi cuaca seperti sekarang, berisiko tinggi terjangkitnya demam berdarah dengue, khususnya di daerah yang selama ini rawan demam berdarah.
Demam Berdarah Dengue (DBD) tak pelak menjadi momok bagi masyarakat Indonesia. Peningkatan kasus DBD ini tentunya menjadi perhatian lebih sekaligus ditanggulangi oleh ototritas kesehatan, terutama di daerah. Apalagi DBD dapat berujung pada kematian. Pada musim penghujan seperti sekarang ini, peluang kemunculan penyakit tersebut malah selayaknya menjadi perhatian masyarakat.
Pemandangan yang selalu mewarnai kala musim hujan tiba adalah genangan air yang berisiko menjadi habitat nyamuk untuk bertelur. Nyamuk ini kemudian mengigit manusia dan menyebarkan penyakit. “Nyamuk Aedes Aegypti senang bertelur di genangan air”.
Masyarakat dihimbau agar sedapat mungkin mencegah penularan demam berdarah tersebut. Hal ini dapat dilakukan dengan pemberantasan sarang nyamuk secara kontinu yang dikenal dengan sebutan 3M, yaitu membersihkan, menutup, dan mengubur barang-barang yang dapat menjadi sarang nyamuk. Khusus untuk tempat-tempat penampungan air, sebaiknya ditaburkan bubuk abate.
Demam dengue merupakan bentuk paling ringan dari bentuk berikutnya, yaitu DBD dan dengue shock syndrome (DSS). Demam dengue umumnya menyerang orang yang kekebalan tubuhnya sedang menurun. Saat terkena infeksi dengue, tubuh akan memproduksi kekebalan terhadap tipe virus dengue tersebut. Kekebalan ini akan berlangsung seumur hidup. Namun, demam ini disebabkan banyak tipe virus sehingga walaupun tubuh kebal terhadap salah satu tipe, kenyataannya masih dapat menderita demam dengue dari tipe virus lain.
Sementara DBD merupakan demam dengue dengan derajat yang lebih berat. Perbedaan yang paling utama adalah pada demam dengue tidak ditemukan pendarahan pada pasien. Pada kulit pasien dengan demam dengue, hanya tampak ruam kemerahan.
Sementara, pada pasien DBD akan tampak bintik pendarahan. Selain pendarahan pada kulit, penderita DBD juga dapat mengalami pendarahan dari gusi, hidung, usus, dan bagian tubuh yang lain.

Demam dengue memiliki beberapa tanda dan gejala, yakni panas yang berlangsung antara 4-7 hari setelah gigitan nyamuk pembawa virus tersebut dan disertai dengan gejala lainnya. Di antarannya panas tinggi hingga lebih dari 38° C yang berlangsung hingga 5-7 hari. Diikuti dengan nyeri kepala dan nyeri di bagian belakang mata, termasuk pada otot dan sendi. Penderita juga akan mengalami mual dan muntah serta tidak nafsu makan, dan muncul tanda kemerahan pada kulit.
Sementara DBD memiliki tanda-tanda seperti tadi, ditambah dengan adanya manifestasi pendarahan spontan, seperti bintik-bintik merah di kulit yang tidak hilang jika ditekan, terutama di daerah siku,pergelangan tangan, dan kaki. Adanya pembesaran organ hati dan limpa serta kebocoran plasma yang ditandai dengan nilai hematokrit yang meningkat atau menurun 20% atau lebih dari nilai normalnya. Penderita DBD juga berisiko akan adanya cairan dalam paru-paru dan penumpukan cairan dalam rongga perut.
Bentuk paling berat dari infeksi virus ini adalah DSS. Gejalanya meliputi adanya penurunan kesadaran, tekanan darah sangat rendah, nadi cepat dan melemah, serta tangan dan kaki pucat dan dingin.
Penderita penyakit ini bisa saja dirawat di rumah apabila kondisi penderita masih dapat makan dan minum, serta tidak mengalami mual atau muntah yang berat. Perawatan dapat dilakukan dengan memberikan kompres hangat, obat penurun panas, pereda nyeri, dan anti muntah bila perlu.
Apabila kondisi penderita tidak membaik atau menunjukan tanda-tanda shock, bawa penderita segera ke rumah sakit. Umumnya setelah mengalami penyembuhan setelah 7-8 hari, penderita akan mengalami penyembuhan.dapat dilihat dari demam yang turun perlahan, nafsu makan dan minum membaik, lemas yang berkurang, dan tubuh terasa segar kembali.

Pertolongan Pertama Bagi Penderita DBD.
Saat anggota terkena DBD, segera lakukan pertolongan agar tidak semakin parah seperti :
• Pertolongan bagi penderita DBD penderita diberi minum yang banyak.
• Penderita dikompres dengan air dingin.
• Penderita diberi obat penurun panas.
• Secepatnya penderita di bawa ke dokter, puskesmas atau rumah sakit, khususnya bila penderita tampak gelisah, ujung kaki dan tangannya dingin dan berkeringat.
Penularan DBD.
DBD dapat dengan mudah menular melalui vector penularnya, yakni nyamuk aedes aegypti melalui gigitannya. Meskipun nyamuk aedes albopictus dapat menularkan DBD, perannya dalma menyebarkan penyakit sangat kecil karena biasanya hidup di kebun-kebun. Seminggu setelah gigitan nyamuk aedes aegypti yang mengandung virus dengue, maka orang tersebut akan jatuh sakit demam berdarah, atau dapat juga tetap sehat tetapi menjadi carrier (sumber penular dengan menyimpan virus dengue).
Karena nyamuk yang mengigit orang yang darahnya mengandung virus dengue, sepanjang nyamuk tersebut hidup, maka akan tetap mengandung virus dengue dan setiap saat dapat ditularkan kepada orang lain melalui gigitannya pula (mengigit pada siang hari). Apabila terdapat tetangga anda yang menderita DBD dan lokasi rumahnya yang berada tidak jauh dari rumah anda, maka perlu diwaspadai akan keberadaan nyamuk aedes aegypti.
Hal ini karena kemampuan terbang nyamuk tersebut ±40m, dan jangkauan terbang maksimal sejauh 100m. karena itu secepatnya melakukan pembersihan terhadap tempat-tempat penampungan air di sekitar anda atau menghubungi puskesmas terdekat. Setiap orang dapat terserang demam berdarah setelah digigit nyamuk aedes aegypti yang mengandung virus dengue.

Sumber :
Koran SINDO

Cegah Flu Sekarang Juga !

November 23, 2010

Meski kerap dianggap penyakit ringan musiman, flu tak boleh disepelekan. Selama musim penghujan dan cuaca tak menentu seperti saat ini, kadang hujan lebat dan kadang panas terik, penyakit langganan pun satu per satu mulai bertandang. Dan yang kerap dikaitkan dengan penyakit pergantian musim seperti ini adalah influenza atau flu.
Penyakit yang disebabkan infeksi virus influenza type A, B, dan C ini memang merupakan penyakit saluran nafas atas yang mewabah di musim penghujan. Flu juga dapat menjadi epidemic di belahan dunia manapun, terutama di musim dingin atau hujan. Ini disebabkan virus influenza mudah mati ketika terkena radiasi sinar matahari, sehingga jarang menginfeksi di musim panas.
Di saat musim dingin atau penghujan tiba, virus flu yang membungkus dirinya dengan materi lemak akan meleleh saat terhirup ke dalam saluran nafas manusia. Virus ini lalu menggandakan diri dengan memanfaatkan sel tubuh manusia hingga masa tertentu.
Selama berkembang biak, virus flu akan menimbulkan gejala yang cukup mengganggu. Tidak hanya membuat badan tak nyaman, di saat flu bersarang di tubuh, produktivitas juga akan menurun.
Bersin Sampai Nyeri.
Ketika virus masuk dan menginfeksi sel tubuh, akan menimbulkan beberapa gejala klinis. Sebagaimana gejala yang timbul pada kasus infeksi, influenza juga akan menunjukan gejala demam. Biasanya berlangsung selama 3 hari pertama saja, dimana hal ini merupakan pertanda awal terjadinya aktivitas virus merusak DNA sel inangnya.
Virus influenza yang merupakan virus RNA (Ribosa Nucleat Acid) berbentuk rantai tunggal, akan masuk melalui saluran pernafasan dan menempel kuat pada sel inangnya di saluran pernafasan. Lalu virus akan masuk ke inti sel inangnya, merusak DNA untuk menghasilkan protein selubung virus dan membentuk virus-virus baru.
Selain demam, saat infeksi influenza biasanya juga disertai rasa nyeri otot, nyeri sendi, rasa sensitive di permukaan kulit, juga sakit kepala. Ini merupakan implikasi dari serangan virus yang menginfeksi. Virus yang menginfeksi mukosa pernafasan juga menimbulkan aktivitas pengeluaran lendir di pangkal hidung.

Tak heran di awal terserang flu kita kerap bersin-bersin, yang merupakan reaksi silia saluran nafas untuk mengeluarkan benda asing. Produksi lendir berlebih juga membuat kita menjadi pilek. Ketika terserang flu biasanya disertai infeksi pada tenggorokan yang menyebabkan nyeri menelan. Semua gejala ini bisa bersifat ringan atau berat, tergantung kekebalan tubuhnya.
Pada beberapa orang, tetap akan merasa lemah selama beberapa minggu setelah menderita influenza. Kondisi ini wajar terjadi mengingat ketika terserang flu, tubuh mengeluarkan banyak energi untuk melawan serangan virus.
Menyerang Paru – Paru.
Virus influenza sebenarnya hanya bersarang dalam tubuh hingga menghasilkan virus-virus baru. Lama infeksi virus influenza normalnya berlaku sekitar 5-7 hari. Setelah jangka waktu ini, virus yang menumpang untuk berproduksi akan pergi sendiri.
Meski demikian, jika tak kunjung sembuh dan dibiarkan saja, flu yang diderita akan menjadi bertambah berat. Ingat, kondisi flu yang berkepanjangan bisa mengakibatkan komplikasi. Salah satu komplikasi berat adalah pneumonia atau radang paru-paru.
Pneumonia bisa terjadi karena di saat virus influenza menyerang, juga ditumpangi bakteri atau kuman lain. Apalagi virus influenza juga dapat menggaggu epitel trakeobronkial, yang menyebabkan penurunan ukuran sel dan hilangnya silia pada sekat saluran nafas. Sehingga menyebabkan paru-paru mudah terinfeksi bakteri. Gejala yang ditunjukan biasanya ditandai dengan demam tinggi, batuk-batuk dengan lendir kehijauan, disertai sesak nafas.
Pengobatan Simptomatik.
Meskipun flu bukanlah penyakit berat dan akan sembuh seiring dengan masa inkubasi tertentu, bukan berarti boleh dibiarkan begitu saja. Pengobatan terhadap flu juga tetap diperlukan, meski sekedar meredakan gejalanya saja.
Biasanya dokter akan member obat seperti penurun panas, pereda pilek dan batuk. Disarankan juga untuk minum cukup air dan istirahat selama infeksi berlangsung. Konsumsi air ditujukan untuk menjaga kestabilan cairan tubuh terutama pada kasus demam.
Sedangkan istirahat lebih berfungsi agar tubuh memiliki cukup energi untuk menanggulangi infeksi yang terus berlangsung. Jika sudah terjadi komplikasi seperti pneumonia, radang telinga, atau sinusitis, dokter akan menambahkan antibiotic jenis broad spectrum. Pada keadaan tertentu, infeksi influenza juga memerlukan imunisasi.
Vaksin influenza, biasanya diberikan pada golongan rentan komplikasi influenza seperti manula (usia > 60 tahun), penderita penyakit paru kronik, penyakit jantung, diabetes, gagal ginjal, HIV/AIDS, yang sedang melakukan kemoterapi,dan wanita hamil. Mereka disarankan untuk melakukan vaksinasi influenza setiap tahun, karena resiko komplikasi yang lebih besar.
Disamping vaksinasi, kelompok ini juga dianjurkan untuk menghindari penularan flu, virus influenza mudah bermutasi. Sebaiknya penderita influenza menutup mulutnya ketika batuk dan bersin, serta tidak meludah sembarangan.

Manfaat Vitamin C dan Zinc.
Untuk mencegah flu, tentu harus menjaga daya tahan tubuh. Caranya ? dengan menjalankan pola hidup sehat : mengonsumsi makanan sehat dan teratur, cukup istirahat, dan olah raga cukup.
Jika ini dirasa tak cukup, suplementasi vitamin C yang diperkaya zinc dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh agar bekerja optimal mencegah flu. Multivitamin seperti vitamin C dan zinc ini efektif dipergunakan untuk mendukung kondisi tubuh pada musim flu.
Vitamin C yang banyak terkandung dalam buah dan sayuran bermanfaat menjaga daya tahan tubuh secara menyeluruh. Sedangkan zinc yang banyak terkandung pada kerang, daging, buncis, kacang, biji-bijian, juga padi-padian juga bermanfaat sebagai imunne system booster atau peningkat system imun.
Dengan mengonsumsi bahan makanan mengandung zinc, akan meningkatkan system imun untuk menangkal makin memburuknya kondisi setelah terinfeksi influenza. Zinc juga dapat mempercepat proses luka secara cepat, menjaga kesehatan kulit dan mata juga memelihara memori.

Tips Cegah Penularan Flu.
• Mencuci Tangan. Upayakan selalu mencuci tangan setiap kali akan makan atau selesai beraktifitas. Gunakan air mengalir, hangat, dan sabun.
• Hindari Sering Menyentuh Hidung & Wajah. Virus influenza mudah bereaksi dengan lendir dan cairan tubuh. Upayakan tak terlalu sering menyentuh hidung, mulut atau area wajah, terutama di musim flu atau jika ada orang terdekat sedang sakit flu.
• Hindari Kamar Anak. Jika anda atau orang dewasa lain sedang sakit flu, sebaiknya jangan tidur sekamar dengan anak.
• Jaga Kebersihan Rumah. Virus influenza dapat bertahan hidup di beberapa alat rumah tangga seperti telepon, permukaan meja, keyboard computer, gagang pintu, remote control, pegangan kulkas, dan lainnya. Gunakanlah cairan desinfektan untuk membersihkannya, terutama saat musim penghujan tiba atau jika ada anggota keluarga yang terserang flu.
• Jangan Berbagi Apapun ! Hindari berbagi makanan, minuman, alat mandi, alat makan, selimut, dan lainnya dengan penderita flu. Sering-seringlah mencuci seprai dan pakaian ketika ada yang sedang menderita flu di rumah.
• Vitamin C & Zinc. Pastikan kecukupan akan vitamin C dan zinc. Bila perlu, konsumsi suplemen makanan yang mengandung vitamin C dan zinc.

Daftar Pustaka :
Majalah Nova.

Sistem pendukung keputusan

November 23, 2010

Pendahuluan
Suatu sistem pendukung keputusan (DSS) adalah sebuah komputer berbasis sistem informasi yang mendukung bisnis atau organisasi pengambilan keputusan kegiatan. DSSS melayani manajemen, operasional, dan tingkat perencanaan organisasi dan membantu untuk membuat keputusan, yang mungkin cepat berubah dan tidak mudah ditetapkan di muka.
DSS benar dirancang adalah sistem berbasis software interaktif ditujukan untuk membantu pengambil keputusan mengumpulkan informasi yang berguna dari kombinasi data mentah, dokumen, pengetahuan pribadi, atau model bisnis untuk mengidentifikasi dan memecahkan masalah dan membuat keputusan.

Jenis DSS

Karena definisi Keputusan Dukungan Sistem dapat ditarik untuk menyertakan hampir semua aplikasi yang memproses data ada beberapa kebingungan persis apa yang merupakan DSS. Dalam upaya untuk memperjelas istilah, sistem DS dapat dipisahkan ke dalam tujuh kategori besar, setiap keputusan membantu keputusan oleh metode yang berbeda.

Komunikasi Driven DSS

DSS CD adalah jenis DSS yang meningkatkan pengambilan keputusan dengan memungkinkan komunikasi dan berbagi informasi antara kelompok-kelompok orang. Pada tingkat yang paling dasar DSS CD bisa menjadi e-mail sederhana. Di kompleks yang paling itu bisa menjadi aplikasi web-conferencing atau video interaktif.

Komunikasi-Driven DSS akan menunjukkan setidaknya satu dari karakteristik berikut:

Mendukung koordinasi dan kolaborasi antara dua orang atau lebih
Memfasilitasi berbagi informasi
Memungkinkan komunikasi antara kelompok-kelompok orang
Mendukung keputusan kelompok.

Data-Driven DSS

Data-driven DSS adalah bentuk sistem pendukung yang berfokus pada penyediaan internal (dan kadang-kadang eksternal) data untuk membantu pengambilan keputusan. Sering kali ini akan datang dalam bentuk gudang data – database yang dirancang untuk menyimpan data sedemikian rupa untuk memungkinkan query dan analisis oleh pengguna.

Contoh lain dari data-driven DSS akan menjadi Sistem Informasi Geografis (GIS), yang dapat digunakan untuk visual mewakili tergantung data geografis menggunakan peta.

Dokumen-Driven DSS

Dokumen-driven DSS adalah mendukung sistem yang dirancang untuk mengubah dokumen menjadi data bisnis yang berharga. Sedangkan data-driven DSS bergantung pada data yang sudah dalam format standar yang cocok untuk penyimpanan database dan analisis, dokumen-driven DSS menggunakan data yang tidak dapat dengan mudah dibakukan dan disimpan.

Tiga bentuk utama data yang digunakan dalam DSS dokumen didorong adalah:

Oral (percakapan ditulis yaitu)
Tertulis (yaitu laporan, memo, e-mail dan surat-menyurat lainnya)
Video (iklan TV yaitu dan laporan berita).

Tak satu pun dari format meminjamkan diri mudah untuk penyimpanan database standar dan analisis, maka manajer perlu DSS alat untuk mengubahnya menjadi data yang dapat berharga dalam proses pengambilan keputusan.

Dokumen-driven DSS adalah bidang studi terbaru dalam Sistem Pendukung Keputusan. Contoh alat yang dokumen-driven dapat ditemukan di search engine internet, yang dirancang untuk menyaring volume besar data unsorted melalui penggunaan kata kunci pencarian.

Pengetahuan-Driven DSS

Pengetahuan-driven DSS adalah sistem dirancang untuk merekomendasikan tindakan untuk pengguna. Biasanya, sistem pengetahuan berbasis dirancang untuk menyaring volume data yang besar, mengidentifikasi pola-pola tersembunyi dalam data dan rekomendasi sekarang berdasarkan pola-pola.

Model-Driven DSS

sistem pendukung Model-driven menggabungkan kemampuan untuk memanipulasi data untuk menghasilkan laporan statistik dan keuangan, serta model simulasi, untuk membantu para pengambil keputusan. berdasarkan sistem pendukung keputusan-Model dapat sangat berguna dalam meramalkan efek perubahan proses bisnis , karena mereka dapat menggunakan data masa lalu untuk menjawab kompleks ‘what-if’ pertanyaan untuk pengambil keputusan.

Selain jenis dasar DSS juga ada dua faktor tambahan: apakah DSS adalah spreadsheet berbasis web-based atau sesuatu yang lain sama sekali.

Spreadsheet berbasis DSS

Model-dan Data-driven DS sistem dapat dibuat dengan menggunakan spreadsheet. Spreadsheet menawarkan para pengambil keputusan mudah untuk memahami representasi data dalam jumlah besar. Selain itu, data spreadsheet diatur sedemikian rupa sehingga memudahkan untuk mengkonversi data ke dalam visualisasi untuk bantuan lebih lanjut keputusan-keputusan.

Web-based DSS

Istilah ini hanya menggambarkan suatu sistem pendukung keputusan yang dioperasikan melalui antarmuka web browser, bahkan jika data yang digunakan untuk mendukung keputusan tetap terbatas pada sistem warisan seperti gudang data.

Lingkup DSS

Selain tipe dasar Sistem Pendukung Keputusan terdapat juga dua kategori yang terpisah digunakan untuk mendefinisikan sistem.

Enterprise-wide DSS

Enterprise-wide DS sistem adalah sistem yang dihubungkan ke dalam gudang data yang besar, dan pendukung keputusan menawarkan kepada para manajer di semua tingkat perusahaan. -wide sistem Enterprise biasanya akan dasar, sistem penggunaan umum yang dapat melakukan berbagai macam fungsi.

Desktop DSS

DS desktop sistem aplikasi jauh lebih kecil yang dirancang untuk dijalankan dari PC desktop. Walaupun sistem ini juga dapat dihubungkan ke dalam gudang data atau volume data yang besar lainnya, mereka biasanya akan lebih terbatas dalam cakupan.

Contoh dari DSS desktop adalah Microsoft Excel, aplikasi spreadsheet desktop.
Khas informasi bahwa aplikasi dukungan keputusan mungkin mengumpulkan dan sekarang adalah:
• Persediaan aset informasi (termasuk legacy dan sumber data relasional, kubus, gudang data , dan data mart).
• Perbandingan angka penjualan antara satu periode dan berikutnya.
• Proyeksi pendapatan angka berdasarkan asumsi penjualan produk.

Sejarah
Menurut Keen (1978), konsep pendukung keputusan telah berkembang dari dua bidang utama penelitian: Kajian teoritis pembuatan keputusan organisasi dilakukan di Institut Teknologi Carnegie selama tahun 1950-an dan awal 1960-an, dan pekerjaan teknis pada sistem komputer interaktif, terutama dilakukan di Massachusetts Institute of Technology pada tahun 1960. Hal ini dianggap bahwa konsep DSS menjadi daerah penelitian sendiri di tengah-tengah tahun 1970-an, sebelum mendapatkan intensitas selama 1980-an. Pada akhir 1980-an dan menengah, sistem informasi eksekutif (EIS), sistem pendukung keputusan kelompok (SPKK), dan dukungan sistem keputusan organisasi (ODSS) berevolusi dari single user dan berorientasi DSS model.
Menurut Sol (1987) definisi dan ruang lingkup DSS telah bermigrasi selama bertahun-tahun. Pada 1970-an DSS digambarkan sebagai “suatu sistem berbasis komputer untuk membantu pengambilan keputusan”. Akhir 1970-an gerakan DSS mulai berfokus pada “sistem berbasis komputer interaktif yang membantu pengambil keputusan memanfaatkan data base dan model untuk memecahkan masalah sakit-terstruktur”. Pada 1980-an DSS harus menyediakan sistem “menggunakan dan tersedia teknologi yang cocok untuk meningkatkan efektivitas dan profesional kegiatan manajerial”, dan akhir 1980-an DSS menghadapi tantangan baru terhadap desain workstation cerdas.
Pada tahun 1987 Texas Instruments menyelesaikan pembangunan Gerbang Penugasan Display System (GADS) untuk United Airlines . Sistem pendukung keputusan ini dikreditkan dengan signifikan mengurangi penundaan perjalanan dengan membantu pengelolaan operasi darat di berbagai bandara , dimulai dengan O’Hare International Airport di Chicago dan Stapleton Bandara di Denver Colorado .
Dimulai pada sekitar tahun 1990, data warehousing dan -line analitis pengolahan (OLAP) mulai memperluas wilayah DSS. Sebagai pergantian milenium mendekat, baru aplikasi berbasis Web analitis diperkenalkan.
Munculnya teknologi pelaporan yang lebih baik dan lebih baik telah melihat DSS mulai muncul sebagai komponen penting dalam manajemen desain. Contoh ini dapat dilihat dalam jumlah intens diskusi DSS di lingkungan pendidikan.
DSS juga memiliki koneksi yang lemah ke user interface paradigma hypertext . Baik University of Vermont PROMIS system (untuk pengambilan keputusan medis) dan Carnegie Mellon Zog / KMS system (untuk pengambilan keputusan bisnis dan militer) adalah sistem pendukung keputusan yang juga adalah terobosan besar dalam penelitian antarmuka pengguna. Selanjutnya, meskipun hypertext peneliti umumnya berkaitan dengan informasi yang berlebihan , peneliti tertentu, terutama Douglas Engelbart , telah difokuskan pada pengambil keputusan pada khususnya.

Taxonomies
Seperti definisi, tidak ada yang diterima secara universal taksonomi DSS baik. penulis yang berbeda mengusulkan klasifikasi berbeda. Menggunakan hubungan dengan pengguna sebagai kriteria, Haettenschwiler membedakan pasif, aktif, dan DSS koperasi. DSS pasif adalah sistem yang membantu proses pengambilan keputusan, tetapi yang tidak bisa mengeluarkan keputusan eksplisit saran atau solusi. Sebuah DSS aktif dapat membawa keputusan tersebut saran atau solusi. DSS koperasi memungkinkan pengambil keputusan (atau penasihat nya) untuk memodifikasi, lengkap, atau memperbaiki saran keputusan yang diberikan oleh sistem, sebelum mengirimkan mereka kembali ke sistem untuk validasi. Sistem ini kembali membaik, selesai, dan memurnikan saran dari pembuat keputusan dan mengirim mereka kembali padanya untuk validasi. Seluruh proses kemudian mulai lagi, sampai solusi konsolidasi dihasilkan.
Lain taksonomi untuk DSS telah dibuat oleh Daniel Power. Menggunakan mode bantuan sebagai kriteria, Power membedakan-driven DSS komunikasi, data-driven DSS, document-driven DSS, DSS berbasis pengetahuan, dan model-driven DSS.
• A-driven DSS komunikasi yang mendukung lebih dari satu orang bekerja pada sebuah tugas bersama; contoh berikut perangkat terintegrasi seperti Microsoft NetMeeting atau Groove
• A-driven DSS data atau berorientasi DSS menekankan data akses dan manipulasi dari time series data internal perusahaan dan, kadang-kadang, data eksternal.
• A-driven DSS dokumen mengelola, mengambil, dan memanipulasi informasi tidak terstruktur dalam berbagai format elektronik.
• A-driven DSS pengetahuan khusus memberikan pemecahan masalah keahlian disimpan sebagai fakta, aturan, prosedur, atau struktur serupa.
• A-driven DSS model menekankan akses dan manipulasi dari keuangan,, optimasi statistik, atau model simulasi. Model-driven DSS menggunakan data dan parameter yang disediakan oleh pengguna untuk membantu para pembuat keputusan dalam menganalisa situasi, belum tentu data-intensif. Mereka Dicodess adalah contoh dari open source -driven DSS generator model .
Power membedakan-lebar perusahaan DSS dan DSS desktop. An-lebar DSS perusahaan terkait dengan gudang data yang besar dan melayani banyak manajer di perusahaan. Sebuah desktop, single-user DSS adalah sebuah sistem kecil yang berjalan pada individu manajer sebuah PC.
Komponen
Tiga komponen fundamental dari suatu DSS arsitektur adalah:
1. Dengan database (atau basis pengetahuan ).
2. Para model (yaitu, konteks keputusan dan kriteria pengguna), dan
3. Di user interface .
Para pengguna sendiri juga komponen penting dari arsitektur.

Kerangka Pembangunan
DSS adalah sistem tidak sepenuhnya berbeda dari sistem lain dan memerlukan pendekatan terstruktur. Kerangka tersebut termasuk orang, teknologi, dan pendekatan pembangunan.
tingkat teknologi DSS (hardware dan software) dapat meliputi:
1. Aplikasi yang sebenarnya yang akan digunakan oleh pengguna. Ini adalah bagian dari aplikasi yang memungkinkan pembuat keputusan untuk membuat keputusan dalam bidang masalah tertentu. Pengguna dapat bertindak atas masalah itu.
2. Generator mengandung Hardware / lingkungan software yang memungkinkan orang untuk dengan mudah mengembangkan aplikasi yang spesifik DSS. Tingkat ini membuat penggunaan alat kasus atau sistem seperti Crystal, AIMMS , dan iThink .
3. Alat tingkat yang lebih rendah termasuk hardware / perangkat lunak. DSS generator termasuk bahasa khusus, perpustakaan fungsi dan modul menghubungkan
Pendekatan perkembangan berulang memungkinkan untuk DSS harus diubah dan dirancang ulang pada berbagai interval. Setelah sistem tersebut dirancang, maka perlu diuji dan direvisi untuk hasil yang diinginkan.
Klasifikasi
Ada beberapa cara untuk mengklasifikasi DSS aplikasi. Tidak setiap DSS cocok dengan rapi dalam satu kategori, tetapi mungkin campuran dari dua atau lebih arsitektur.
mengklasifikasi DSS ke dalam enam kerangka berikut: berorientasi Teks DSS, Database-oriented DSS, Spreadsheet-oriented DSS, Solver-oriented DSS, DSS berorientasi Peraturan, dan DSS Compound.
Senyawa DSS adalah klasifikasi yang paling populer untuk DSS. Ini adalah sistem hibrida yang mencakup dua atau lebih dari lima struktur dasar digambarkan oleh Holsapple dan Whinston.
Dukungan yang diberikan oleh DSS dapat dipisahkan menjadi tiga yang berbeda, saling kategori: Personal Support, Group Support, dan Dukungan Organisasi.
Komponen DSS dapat diklasifikasikan sebagai:
1. Masukan: Faktor, nomor, dan karakteristik untuk menganalisa
2. Pengguna Pengetahuan dan Keahlian: Masukan yang memerlukan analisis manual oleh pengguna
3. Keluaran: Transformasi data dari mana DSS “keputusan” yang dihasilkan
4. Keputusan: Hasil yang dihasilkan oleh DSS berdasarkan kriteria pengguna
DSSS yang dipilih melakukan kognitif pengambilan keputusan fungsi dan didasarkan pada kecerdasan buatan atau kecerdasan agen teknologi yang disebut Intelligent Decision Support Systems (IDSS).
Bidang yang baru lahir dari rekayasa Keputusan memperlakukan keputusan itu sendiri sebagai obyek rekayasa, dan menerapkan prinsip teknik seperti Desain dan jaminan mutu untuk sebuah representasi eksplisit dari elemen yang membuat keputusan.
Aplikasi
Sebagaimana disebutkan di atas, ada kemungkinan teoretis bangunan sistem tersebut dalam setiap domain pengetahuan.
Salah satu contoh adalah sistem pendukung keputusan klinis untuk diagnosis medis. Contoh lain termasuk seorang perwira pinjaman bank verifikasi kredit dari pemohon kredit atau perusahaan teknik yang memiliki tawaran pada beberapa proyek dan ingin tahu apakah mereka dapat bersaing dengan biaya mereka.
DSS banyak digunakan dalam bisnis dan manajemen. dashboard Eksekutif dan software bisnis kinerja lainnya memungkinkan pengambilan keputusan lebih cepat, identifikasi tren negatif, dan alokasi sumber daya bisnis yang lebih baik.
Sebuah wilayah tumbuh dari aplikasi DSS, konsep, prinsip, dan teknik dalam produksi pertanian , pemasaran untuk pembangunan berkelanjutan. Sebagai contoh, paket DSSAT4 , yang dikembangkan melalui dukungan finansial dari USAID selama 80 dan 90-an, telah memungkinkan penilaian yang cepat dari beberapa sistem produksi pertanian di seluruh dunia untuk memfasilitasi pengambilan keputusan di dan kebijakan tingkat pertanian. Namun demikian, banyak kendala adopsi sukses di DSS di bidang pertanian.
DSS adalah juga lazim dalam pengelolaan hutan di mana waktu perencanaan jangka panjang tuntutan persyaratan khusus. Semua aspek pengelolaan hutan, dari transportasi log, panen penjadwalan untuk keberlanjutan dan perlindungan ekosistem telah ditangani oleh DSSS modern Sebuah daftar lengkap dan diskusi dari semua sistem yang tersedia dalam pengelolaan hutan sedang disusun di bawah BIAYA tindakan Forsys.
Sebuah contoh yang spesifik menyangkut Kereta Api Nasional Kanada sistem, yang tes perlengkapannya secara teratur menggunakan sistem pendukung keputusan. Masalah yang dihadapi oleh setiap kereta api yang keluar rel aus atau rusak, yang dapat mengakibatkan ratusan derailments per tahun. Dalam DSS, CN berhasil menurunkan kejadian derailments pada saat yang sama perusahaan lain yang mengalami peningkatan.

Manfaat
1. Meningkatkan efisiensi pribadi
2. Mempercepat pemecahan masalah dalam sebuah organisasi
3. Memfasilitasi komunikasi interpersonal
4. Mempromosikan pembelajaran atau pelatihan
5. Meningkatkan pengendalian organisasi
6. Menghasilkan bukti baru mendukung keputusan
7. Menciptakan keunggulan kompetitif melalui kompetisi
8. Mendorong eksplorasi dan penemuan pada bagian dari pengambil keputusan
9. Mengungkapkan pendekatan baru untuk berpikir tentang ruang masalah
10. Membantu proses manajerial mengotomatisasi

Daftar Pustaka :
http://www.google.com

HEMAT ANGGARAN KESEHATAN

October 25, 2010

Ketika semua harga kebutuhan pokok melonjak, praktis anda harus hidup lebih hemat. Salah satunya, berhemat dalam membuat anggaran kesehatan. Siapa pun pasti tersentak dengan naiknya harga BBM (Bahan Bakar Minyak). Tak hanya di kawasan perkotaan saja, di pedesaan pun pasti merasakan imbas dari kenyataan ini. Baik secara langsung maupun tidak, anggaran rumah tangga tentu akan terpengaruh juga. Sementara penghasilan belum tentu bertambah, pengeluaran terus membengkak.
Dan satu-satunya langkah yang dapat dilakukan untuk mengantisipasi efek kenaikan harga BBM adalah memangkas beberapa pos anggaran rumah tangga. Salah satunya, pada pos anggaran kesehatan. “Sikap cerdas dan tindakan ekonomisperlu diambil untuk menyikapi kenaikan harga BBM. Salah satunya, penghematan di segala bidang, termasuk bidang kesehatan.”
Padahal, dengan kemampuan pembiayaan hidup yang minim, orang akan sulit mendapatkan kualitas hidup yang baik pula. Ujung-ujungnya, tentu bisa memperbesar resiko terkena gangguan kesehatan. Lalu, bagaimana cara memangkas anggaran kesehatan secara bijak ? Rasanya, hal ini akan menjadi dilemma, yang tampaknya sulit dilakukan.

MINIMALISASI PEMBOROSAN.
Memang benar, satu ungkapan yang mengatakan, kesehatan itu mahal harganya. Sayangnya, terkadang ungkapan ini disikapi secara berlebihan di kalangan masyarakat. Oleh karena jatuh sakit, maka seseorang menganggap dirinya harus mengonsumsi suplemen dan vitamin tambahan secara berkala.
Belum lagi, gencarnya iklan dan promosi di berbagai media yang menyebabkan sampainya informasi yang keliru ke masyarakat. Seperti, suplemen tertentu ditenggarai bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan stamina.
Padahal, suplementasi seharusnya dipahami sebagai langkah darurat yang perlu diambil, ketika asupan gizi seseorang tak terpenuhi dari makanan sehari-hari. Dengan gaya hidup dan pola makan yang benar, suplementasi tak mutlak diperlukan.
Selain itu, pemberian antibiotic (non-resep) secara irasional yang sering terjadi di masyarakat juga merupakan pemborosan bidang kesehatan yang harus diminimalisasi. Pahamilah, tidak semua penyakit membutuhkan antibiotic. Bahkan, pemberian antibiotic dosis tinggi tanpa pertimbangan medis, bisa menyebabkan resistensi kuman terhadap antibiotic. Sebaiknya, untuk menyembuhkan penyakit tertentu, konsultasikan dulu dengan dokter.
Untuk mendapatkan diagnose yang tepat pada penyakit yag diderita, orang memang perlu berkonsultasi pada ahlinya. Spesialisasi dokter yang dijadikan tempat berkonsultasi, sangat berpengaruh pada ketetapan hasil diagnose. Namun sayangya, tidak semua orang paham dengan spesialisasi dokter. Atau, tak tahu harus berkonsultasi ke dokter yang mana. Jika memang belum mengetahui penyakit yang diderita, konsultasikan dulu dengan dokter umum yang bertugas.
Setelah didapat dugaan sementara, baru anda bisa memilih apakah ingin mendapatkan layanan dokter spesialis atau tidak. Intinya, setiap pengeluaran bagi upaya memperbaiki kualitas kesehatan, sebaiknya benar-benar diputuskan berdasarkan pertimbangan logis dan informasi yang benar.

PAHAMI HAK PASIEN.
Kunci untuk melakukan efisiensi anggaran kesehatan juga bisa dilakukan dengan memahami hak sebagai pasien. Memang, dokter memiliki hak untuk menentukan setiap pengobatan dan jenis tindakan medis yang diperlukan, dengan mengutamakan kepentingan dan kesembuhan pasien.
Tetapi, tindakan yang diambil pun perlu didasari pertimbangan latar belakang pasien, misalnya disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan kemampuan ekonomi pasien. Oleh karena itu pasien berhak mendaptkan informasi yang sebenar-benarnya dari dokter, berkaitan dengan kondisi dan pelayanan kesehatan yang dilakukan.
Misalnya, pasien perlu mengetahui kemungkinan biaya yang tinggi selama proses pengobatan, mengetahui pertimbangan dokter melakukan tindakan medis, meminta pertimbangan untuk diberikan alternative pengobatan yang lebih murah, dan mendapatkan second opinion.
“Untuk menghindari biaya tinggi, pasien tak perlu ragu mendapatkan second opinion dari dokter lain. Dan sebaiknya, didapatkan dari dokter dengan kompetensi yang sama dengan dokter sebelumnya.”
Paling tidak, sebagai pengguna jasa kesehatan, anda tak akan merasa ‘dibohongi’ dengan biaya tinggi yang dikenakan pihak rumah sakit. Karena, anggaran itu sudah merupakan keputusan terbaik yang diambil.
“Hal terpenting lainnya, tidak usah ragu untuk terbuka dan jujur kepada dokter anda jika memang biaya obat-obatan, pemeriksaan laboratorium, dan tindakan medis yang dilakukan terasa memberatkan dari segi ekonomi.”

BERSIKAP REALISTIS.
Seringkali, masyarakat tak menyadari jika keputusan yang diambilnya kurang realistis soal kesehatan. Misalnya, terlalu mudah memutuskan pergi ke dokter meski hanya menderita sakit ringan. Atau, beranggapan jika berobat ke luar negeri akan lebih baik daripada di dalam negeri.
Padahal, untuk mendapatkan layanan kesehatan yang terbaik, tak selalu harus ke luar negeri. “Dokter di Indonesia juga mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi bidang kedokteran melalui pendidikan secara berkala dan juga pelatihan professional.”
Oleh karena itu, secara kompetensi dan kemampuan, tak kalah dengan dokter luar negeri. Justru, kebanyakan orang mencari pelayanan kesehatan hingga keluar negeri hanya karena tak paham dan memiliki masalah komunikasi dengan dokter di dalam negeri. Sehingga, mereka tak mengerti alasan dokter mengambil tindakan medis tertentu. Atau, tak mengerti mengapa kemudian timbul gejala tertentu, yang sebetulnya merupakan hal yang normal terjadi.

KESALAHAN DALAM ANGGARAN KESEHATAN MEMBENGKAK.
Terkadang, anda tak menyadari telah membuat pilihan kurang bijak, sehingga menjadi boros. Termasuk dalam mengalokasikan anggaran kesehatan. Berikut ini beberapa kesalahan yang biasanya membuat anggaran kesehatan jadi membengkak :
a) Salah Pilih Dokter.
Memang tak semua masyarakat cukup teredukasi soal spesialisasi yang dimiliki dokter. Hal inilah yang terkadang menyebabkan banyak orang salah memilih dokter. Sehingga, ketika sudah berkonsultasi ke dokter spesialis tertentu, ternyata masih harus berkonsultasi ke dokter spesialis yang lain.

b) Tak Minta Resep Generik.
Saat menerima layanan kesehatan, pasien selalu berharap mendapatkan obat-obatan terbaik, yang identik dengan obat paten dan harga lebih mahal. Padahal, meminta obat generic juga bisa dilakukan agar biaya pengobatan bisa lebih memadai. Karena, obat generic pun memiliki efektivitas yang cukup untuk mengobati penyakit yang diderita.
c) Tak Survei Layan Kesehatan.
Setiap pelayanan kesehatan yang diberikan, tentu meiliki harga yang harus dibayar untuk mendapatkannya. Dan di masing-masing tempat, harganya berbeda-beda. Jika tak disurvei terlebih dulu, bisa saja anda akan mendapatkan layanan kesehatan yang kurang sesuai dengan kemampuan ekonomi yang dimiliki.
d) Asal Pakai Obat & Suplemen.
Membeli obat bebas, antibiotic, suplemen, atau vitamin mungkin sudah umum dilakukan. Namun, bisa saja penggunaan obat-obatan tadi tak tepat. Misalnya, asumsi penggunaan antibiotic dosis tinggi dan harga mahal agar penyakit lebih cepat sembuh. Padahal, belum tentu hasil terbaik yang didapat, dan yang jelas sudah pasti menyebabkan pemborosan.
e) Pengobatan Alternatif Unconventional.
Pengobatan alternative yang unconventional (di luar peraturan) atau tak terbukti manfaatnya secara ilmiah, hanya akan menimbulkan ‘lost cost’ dalam anggaran pengobatan. Artinya, setelah mengeluarkan biaya untuk terapi alternative, belum tentu didapatkan hasil yang diinginkan, sehingga akan sia-sia belaka.
f) Luar Negeri Minded.
Di kalangan masyarakat tertentu di Indonesia, masih banyak orang yang beranggapan, layanan kesehatan di luar negeri lebih baik daripada di dalam negeri. Dan sebagian besar bukan karena keterbatasan sarana medis, tetapi lebih ke masalah gengsi dan komunikasi dokter-pasien. Padahal, untuk mendapatkan layanan kesehatan di luar negeri mereka perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk berpergian.

HIDUP SEHAT TAK SELALU MAHAL.
Banyak orang kerap terjebak pemikiran, untuk mendapatkan kualitas hidup yang baik tentu memrlukan biaya hidup yang tinggi. Padahal, pemikiran itu bisa jadi kurang tepat. Kerena, untuk menjaga tubuh agar tetap sehat, bisa diperoleh dengan cara yang murah dan tidak mahal :
1. Jaga Asupan Makanan.
Untuk mempertahankan stamina dan kekebalan tubuh, dibutuhkan asupan gizi seimbang dari makanan sehari-hari. Artinya dalam makanan sehari-hari anda perlu kelengkapan zat gizi dan asupan kalori yang cukup, sesuai kebutuhan tubuh dan aktifitas sehari-hari. Selain kalori yang diasup tak berlebihan, juga makanan sehari-hari sebaiknya mengandung zat gizi sempurna. Mulai dari protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral. Untuk itu menerapkan prinsip 4 sehat 5 sempurna dalam menu sehari-hari sangat penting dilakukan agar kualitas kesehatan tetap terjaga.
2. Olahraga Teratur.
Jangan lupa, sisipkan jadwal olahraga di sela-sela rutinitas hidup anda. Paling tidak, olahraga sederhana seperti jalan sehat minimal 30 menit, seminggu 2 kali, sudah cukup member kontribusi dalam upaya menjaga kesehatan. Olahraga juga mampu menjaga sirkulasi darah tetap lancer, sehingga metabolisme tubuh berjalan optimal.
3. Hindari Gaya Hidup Tak Sehat.
Menghindari kebiasaan buruk yang merugikan kesehatan juga perlu dilakukan seperti minim alcohol, merokok, kurang istirahat, dan tidak pernah olahraga. Kebiasaan buruk tadi bisa meningkatkan resiko efek radikal bebas dan memperbesar resiko penyakit degenerative seperti penyakit jantung, hipertensi, stroke, dan diabetes.

Sumber :
Majalah NOVA